Pajak

Irlandia Tunda Pajak Perjudian Daring dari Rencana Anggaran Uni Eropa

Irlandia Tunda Pajak Perjudian Daring dari Rencana Anggaran Uni Eropa

Dalam kebijakan terbaru, Irlandia mempublikasikan draft anggaran Uni Eropa untuk tahun 2028 hingga 2034 tanpa menyertakan pajak atas perjudian daring yang sebelumnya diusulkan. Langkah ini diambil setelah Irlandia mulai memimpin negosiasi penyusunan anggaran pada bulan Juli, menetapkan fondasi awal untuk pembahasan mengenai rencana pembiayaan jangka panjang Uni Eropa.

Dalam rancangan ini, diusulkan batas pengeluaran senilai €1,62 triliun berdasarkan harga konstan tahun 2025, yang setara dengan sekitar €1,85 triliun harga saat ini. Meski demikian, angka ini masih bisa berubah seiring dengan proses negosiasi antar negara anggota Uni Eropa. Satu elemen yang hilang dari draft ini adalah pajak umum pada pendapatan perjudian daring, proposal yang sebelumnya diajukan oleh kelompok Sosialis dan Demokrat di Parlemen Eropa.

Gagasan Pajak Perjudian Daring

Ide mengenai pajak pan-Eropa atas perjudian daring dicetuskan oleh Anggota Parlemen asal Rumania, Victor Negrescu, bersama kelompok Sosialis dan Demokrat. Perdana Menteri Polandia, Donald Tusk, juga menyatakan dukungannya untuk pajak ini pada pertemuan puncak Grup Visegrád di Bratislava beberapa waktu lalu.

Motivasi dan Hambatan Pajak

Proposal ini mengusulkan bea 1% pada pendapatan dari perjudian berlisensi di seluruh Uni Eropa, dengan klaim bahwa dapat mengumpulkan antara €2 miliar hingga €4 miliar per tahun untuk mendanai pendidikan, kesehatan mental, program pemuda, pencegahan kecanduan, dan perlindungan anak. Meskipun demikian, usulan ini segera menemui berbagai tantangan.

European Gaming and Betting Association cepat memberi kritikan terhadap usulan ini, diikuti oleh Malta yang juga bersuara menolak. Pejabat Malta berpendapat bahwa kebijakan perpajakan perjudian seharusnya tetap menjadi prerogatif masing-masing negara anggota, bukan melalui keputusan tingkat Uni Eropa.

Reaksi dari Dunia Balap

Pengecualian ini dipuji oleh organisasi balap yang beberapa minggu terakhir aktif melobi agar taruhan pacuan kuda tidak termasuk dalam pajak perjudian Uni Eropa ke depan. Federasi Balap Kuda Eropa dan Mediterania (EMHF) dan Persatuan Pacuan Kuda Eropa (UET) dalam suratnya kepada Menteri Thomas Byrne dan Simon Harris, menekan agar usulan pajak tambahan untuk pacuan kuda ditolak.

Kedua entitas ini merasa bahwa penambahan pajak akan membawa dampak buruk seperti mendorong konsumen ke operator ilegal, mengurangi pendanaan untuk olahraga balap, dan menurunkan pendapatan pajak. Dr Paull Khan, CEO EMHF, menekankan bahwa pacuan kuda tidak boleh dipersamakan dengan permainan kasino atau slot online.

Langkah serupa dilakukan oleh industri balap Inggris yang mengingatkan bahwa kenaikan pajak perjudian bisa berujung pada kerugian signifikan bagi olahraga tersebut. Dipimpin oleh British Horseracing Authority (BHA), sektor ini melakukan lobi intensif, dan pada Maret 2026, pemerintah Inggris memutuskan untuk tetap menjaga tingkat pajak 10% yang ada. Setelah rilis draft anggaran Irlandia yang tidak memasukkan pajak perjudian, kedua organisasi menyambut baik hasil ini, menurut laporan iGaming Times.